study tour ke bali

KARYA TULIS ILMIAH
*WISATA BALI*
*












Laporan ini diajukan untuk memenuhi tugas mata pelajaran

Bahasa Indonesia


Disusun Oleh :


Nama : Agus setyawan
Kelas : 9G
Pelajaran : BHS.Indonesia

SMP muhammadiyah o6 dau malang
Jln.jetis
LEMBAR PENGESAHAN



Karya Tulis Ilmiah oleh AGUNG DANISWARA

Karya Tulis Ilmiah dengan judul :


WISATA BALI

Laporan ini dibuat untuk memenuhi tugas mata pelajaran Bahasa Indonesia dengan sebaik -baik


kepala sekolah guru pembibing




................... ................................




terima kasih atas persetujuan anda

















KATA PENGANTAR
Puja dan Puji syukur kami panjatkan atas kehadirat Tuhan Yang Maha Esa, yang telah,melimpahkan nikmat, rahmad dan karunia-Nya sehingga kami dapat menyelesaikan laporan karya wisata ini,namun hal ini tidak lepas dari bimbingan Bapak dan Ibu guru. Melalui karya tulis ini saya menyampaikan ucapan terima kasih kepada Bapak dan Ibu guru yang telah mencurahkan dan membimbing saya dalam penyusunan karya tulis ini.
Dan tidak lupa kami menyampaikan banyak terima kasih kepada:
1. Ibu Dra. Lilik Retno Herawati, MM selaku kepala sekolah SMP Negeri 4 Blitar yang telah mengijinkan kami dalam melaksanakan karya wisata.
2. Ibu Suhartini, S.Pd selaku wali kelas kami yang telah memberikan petunjuk dan bantuan dalam penyusunan karya tulis ini.
3. Seluruh Bapak, Ibu guru pengajar yang telah membantu dan membimbing kami dalam penyelesian tugas karya tulis ini.
4. Dan semua kawan – kawan yang telah membantu dan mendukung saya dalam penyelesaian tugas karya tulis ini.
Saya menyadari dengan sepenuh hati bahwa karya tulis ini jauh dari kesempurnaan. Oleh, karena itu, saran dan berbagai kritik yang bersifat membangun sangat saya harapkan guna untuk menyempurnakan karya tulis saya.


Blitar, 23 Januari 2010
Penulis,


Agung.Daniswara



Motto


 Kejujuran Adalah Kunci Kesuksesan
 Bangsa Yang Baik Adalah Bangsa Yang Menghargai Budaya Sendiri
 Warnailah Hidup Ini Dengan “Kejujuran”
 Aku Bisa Karena Biasa
 Be The Best And Not Feel The Best
 Belajarlah Selagi Kau Bisa
 Tak Ada Gading Yang Tak Retak
 No Thing Is Imposible
 Menghargai Budaya Sendiri Merupakan Cermin Masyarakat Yang Berjiwa Pancasila
 Dimana Ada Kemauan Pasti Ada Jalan
 Warnailah Hidupmu Dengan Kejujuran





DAFTAR ISI







HALAMAN JUDUL ……………………………………………………….. 1

LEMBAR PENGESAHAN ……………………………………………….. 2
KATA PENGANTAR ……………………………………………………... 3
MOTTO …………………………………………………………………..... 4
DAFTAR ISI ……………………………………………………………….. 5
BAB I PENDAHULUAN ………………………………………………….. 5
1. LATAR BELAKANG …………………………………………….. 5
2. RUMUSAN MASALAH …………………………………………. 6
3. TUJUAN ………………………………………………………….. 6
BAB II ISI ………………………………………………………………….. 7
1. WAKTU DAN PELAKSANAAN ………………………………... 7
a) PEMBERANGKATAN KE PULAU BALI ……………… 7
b) PERJALANAN KE PULAU BALI ………………………. 7
c) PERJALANAN DI PULAU BALI ……………………….. 8
2. TUJUAN KUNJUNGAN ………………………………………… 8
3. OBJEK WISATA ………………………………………………… 9
a) PANTAI SANUR ………………………………………… 9
b) BEDUGUL ……………………………………………….. 11
c) TANAH LOT ……………………………………………... 13
d) GWK ……………………………………………………… 15
BAB III PENUTUP ………………………………………………………. 18
1. KESIMPULAN …………………………………………………… 18
2. SARAN …………………………………………………………… 18

DAFTAR PUSTAKA …………………………………………………….. 19
LAMPIRAN ………………………………………………………………. 21




BAB I
PENDAHULUAN
1. LATAR BELAKANG
Seiring dengan perkembangan dunia pariwisata di negara kita terutama peninggalan–peninggalan sejarah yang tersebar dari Sabang sampai Merauke menjadi salah satu alasan diadakan karya wisata. Karya wisata merupakan suatu kegiatan rutin tahunan yang diselenggarakan oleh sekolah kami. Karya wisata tahun ini mengambil objek – objek karya wisata di Pulau Bali karena di sana banyak terdapat tempat – tempat wisata yang tersohor atau terkenal di Dunia.
Kaitanya dengan karya wisata, kami ditugasi untuk membuat laporan dalam bentuk Karya Tulis mengenai objek – objek wisata yang kami kunjungi di Pulau Bali. Dalam menyusun laporan tersebut, kami memerlukan data – data yang akurat. Dalam pencarian data – data yang akurat tersebut kami mengalami suka dan duka.

2. RUMUSAN MASALAH
Dalam setiap penelitian suatu masalah diperlukan adanya kejelasan dari masalah yang menjadi objek penelitian. Dalam hal ini diperlukan rumusan sehingga tidak terjadi kesalahan.
Berdasarkan hal tersebut kemudian dirumuskan pokok pembahasan sebagai berikut: Apa sajakah objek wisata yang ada di pulau Bali?

3. TUJUAN
Tujuan khusus:
 Untuk memenuhi tugas mata pelajaran Bahasa indonesia kelas XII tahun ajaran 2009/2010
Tujuan Umum:
 Penulis ingin memperkenalkan profile objek-objek wisata yang ada di pulau Bali kepada pembaca
 Sebagai wawasan tambahan informasi serta menperbanyak pengetahuan.
 Sebagai latihan untuk memperlancar sastra dan bahasa.
 Sebagai perbandingan antara teori di kelas dan kenyataan di Lapangan.
 Menanamkan rasa Cinta Tanah Air.
 Mengenal kebudayaan Nusantara.
 Untuk berlatih menyusun Karya Tulis secara Sistematis

BAB II
ISI
1. WAKTU DAN TEMPAT PELAKSANAAN
Karya wisata ini dilaksanakan pada liburan akhir semester tepatnya pada tanggal 14-16 November 2009, penulis berada di pulau Bali selama 2 hari dan mengamati objek wisata selama 2 hari di pulau Dewata Bali.
A. Pemberangkatan
Pemberangkatan pada hari Rabu, tanggal 14 November pukul 12.00 WIB. Sebelum pemberangkatan siswa-siswi berkumpul di SMP Negeri 4 Blitar pukul 12.00 WIB. Ibu Dra. Lilik Retno Herawati, MM selaku kepala SMP Negeri 4 Blitar memberikan pengarahan kepada siswanya yang akan melakukan karya wisata ke Bali. SMP Negeri 4 Blitar memberangkatkan 3 Bus. Sebelum pemberangkatan kami berdo’a.Pada pukul 13.00 WIB kami mulai perjalanan dengan Gunung Harta.
B. PERJALANAN KE PULAU BALI
Pada saat – saat pertama dalam perjalanan kami, semua sangat ceria karena kami belum merasakan lelah. Masing – masing peserta sibuk dengan kegiatanya sendiri – sendiri ada yang saling bercanda, bernyanyi,membaca novel, membaca komik, dan ada juga yang hanya menikmati pemandangan di luar. Tanpa terasa waktu sudah menunjukkan pukul 21.00 WIB, kami sampai dirumah makan di Situbondo. Disana kami makan malam setelah itu sholat Isyak. Kemudian kami melakukan perjalanan lagi.
Selesai makan malam,kami melanjutkan perjalanan. Suasana di dalam bus kembali ramai karena teman – teman telah mendapatkan dan menikmati makan melam mereka, mereka kembali bergurau dan beryanyi, bahkan nasehat Bapak dan Ibu guru pendamping untuk segera tidur tidak dihiraukan oleh mereka.Bus terus melaju dalam kegelapan malam yang dingin, suasana bus tetap ramai. Kamis,tanggal 14 November pukul 01.30 WIB kami sampai pelabuhan ketapang Banyuwangi. Disana suasana penyebrangan sangat padat sekali,sehingga kami dapat menyebrang ke pulau Bali sekitar pukul 02.00 WIB. Dalam perjalanan selama 1 jam kami menyebrang ke pelabuhan Gilimanuk Bali.
C. PERJALANAN dI PULAU BALI
Setelah menyebrang pelabuhan Gilimanuk kami melanjutkan perjalanan ke pantai sanur untuk shalat & melihat matahari terbit.Setelah itu kami melanjutkan perjalanan ke tempat penginapan untuk beristirahat.Kemudian kami melanjutkan perjalanan ke Tanjung Benoa, disana kami melihat keindahan alam, & makan siang.Setelah itu kami ke took oleh-oleh Krisna, kemudian kami ke GWK pada pukul 06.00 WITA kami melihat petunjukan tari Kecak di GWK, dan selesai pada pukul 08.00 WITA, lalu kami pulang ke hotel untuk istirahat.Besoknya setelah sarapan kami langsung menuju took oleh-oleh, dank e pasar Sukawati, kemudian kami pergi ke masjid untuk Shalat Jum’at.Setelah shalat Jum’at kami pergi ke toko oleh-oleh Jogger, dan melnjutkan perjalanan kami ke pantai Kuta.Pada hari terakhir kami di Pulau Bali kami pergi ke Pure Tanah Lot, Bedugul, dan terakhir ke Sangeh, kemudian kami pergi ke pelabuhan Gilimanuk untuk menyebrang ke pelabuhan Ketapang.Sampainya di Ketapang kami langsung naik bus dan langsung pulang ke Blitar.Kami sampai di Blitar sekitar pukul 05.00 WIB.


2. TUJUAN KUNJUNGAN
A. Sebagai wawasan tanbahan informasi serta memperbanyak pengetahuan
B. Untuk memperkenalkan objek-objek wisata dan budaya yang ada dipulau Bali.
C. Pembaca mengetahui sedikit tentang pulau Bali dan Seni budaya di Bali dan objek-objek wisata yang ada di Bali.




3. OBJEK WISATA
1. PANTAI SANUR
A. SEJARAH PANTAI SANUR
Pantai Sanur terletak di Desa Sanur, Kecamatan Denpasar Selatan Kotamadya Dati II Denpasar. Pantai ini terletak di sebelah Timur dan Selatan desa Sanur, yang merupakan tepi Samudra Indonesia sebelah Selatan Pulau Bali. Tempat itu terkenal sejak dahulu kala, terutama ketika terjadi perang Puputan Badung pada tanggal 20 September 1906 dimana Belanda mendaratkan tentaranya di sana. Dalam sejarah Bali Kuno pantai Sanur juga terkenal, dan masdih ada tugu batu tertulis yang merupakan Prasasti Raja Kasari Warmadewa yang berkeraton di Singhadwala tahun 917, dimana sekarang terdapat di Blanjong Bagian Selatan Pantai Sanur. Di kalangan Pariwisata, Pantai Sanur pertama kali diperkenalkan oleh pelukis Belgia bernama A.J.Le Mayeur bersama istrinya Ni Polok yang menetap di sana sejak tahun 1937 dan mengadakan pameran lukisan karyanya sendiri.
Pantai Sanur terkenal karena pemandangan dan atmosfir yang indah. Pasir putih yang menutupi pantai sepanjang Hotel Bali Beach hingga ke Selatan (Pantai Mertasari). Pantai ini menghadap ke arah timur sehingga akan selalu dapat menikmati keindahan matahari terbit, dan pada sore hari di daerah pantai akan mendapatkan suasana yang spesifik. Secara umum Sanur merupakan tempat berlibur yang menginginkan suasana tenang.
Disisi lain pantai Sanur dimanfaatkan oleh masyarakat Hindu setempat dan masyarakat kota Denpasar untuk menyelenggarakan kegiatan upacara keagamaan dan upacara adat - budaya setempat. Kondisi ini perlu dilindungi karena pantai Sanur merupakan kawasan suci. Pantai Padanggalah merupakan teluk yang berpasir hitam, dan seperti bagian lain dari pantai Sanur, kawasan ini digunakan untuk upacara keagamaan.

B. LETAK PANTAI SANUR
Pantai Sanur jaraknya 6 Km dari pusat kota Denpasar, dapat dicapai dengan mobil, sepeda motor atau kendaraan umum yang menghubungkan pantai Sanur dengan Kota Denoasar. Kendaraan umum sangat ramai mondar-mandir antara Sanur-Denpasar, sehingga tidak ada kesulitan masalah angkutan. Pantai Sanur sangat ramai dikunjungi oleh wisatawan Mancanegara oleh wisatawan Mancanegara maupun Nusantara. Hari Minggu dan hari libur, tempat itu menjadi pilihan penduduk kota Denpasar untuk rekreasi sambil mandi di laut. Pada hari bulan Purnama malamnya banyak orang datang santai dan mandi ke sana, sambil melihat keindahan pantai di malam hari. Selain pantainya Museum Le Mayeur juga banyak menari minat wisatawan.
C. SUASANA PANTAI SANUR
Pantai Sanur merupakan salah satu pantai yang ada di Bali. Pantai ini merupakan tempat wisata yang sangat indah, sehingga tidak pernah sepi dari pengunjung baik dari wisatawan domestic maupun wisatawan mancanegara.
Di Pantai Sanur tersedia berbagai macam fasilitas antara lain Hotel bertaraf Internasional seperti Hotel Grand Bali Beach, Hotel Hyatt, Hotel Sanur Beach, Hotel Sindu Beach dan banyak lagi sepanjang Timur dan Tenggara pantai Sanur. Kios barang kesenian dan Art Shop juga banyak di sana. Akomodasi dan Restourant untuk wisatawan cukup banyak tersedia yang senantiasa siap melayani kepentingan para wisatawan.
Daya tarik Pantai Sanur sebelah Utaranya melingkar seperti setengah lingkaran dan bagian Selatannya berbelok dari Timur ke Barat, dimana gelombang air lautnya tak begitu besar dan bila airnya surut terlihatlah batu karang yang membentang berwarna-warni. Pada hari mendekati bulan mati air lautnya naik dan gelombangnya agak besar. Di sebelah Tenggara terlihatlah gugusan pulau Nusa Penida di seberang laut dan di sebelah Timur kelihatan panorama pantai Selatan Pulau Bali dengan gunungnya. Pemandangan pantai Sanur juga terlihat indah pada sore hari, karena keadaan air laut biasanya surut dan gelombangnya merupakan riak kecil. Gugusan pulau Serangan dan bukit batu karang yang menjorok ke laut di seberang laut terlihat dari Pantai Sanur sebelah Selatan. Panorama pantai Sanur sebelah Selatan lebih indah dilihat pada pagi hari. Tempat meninjau yang strategis adalah bagian Timur, di Semawang dan Mertasari. Keadaan udara di sana terasa segar dan bertiup angin laut yang nyaman. Suasana di sepanjang pantai Sanur terang dan teduh karena penuh dengan pohon besar. Pantai Sanur baik untuk menikmati matahari terbit (Sun Rise)dan berjemur di sepanjang pantai yang berpasir putih.
2. BEDUGUL
Bedugul Bali, merupakan salah satu objek wisata pilihan di Bali juga. Objek wisata ini terletak di kabupaten Tabanan dan terkenal akan danau dan restorannya. Suhu udara di Bedugul jauh lebih dingin dibandingkan tempat wisata lainnya di Bali, dengan suhu kurang lebih 18 drajat celcius, tentu memberikan suasana tersendiri selama liburan di Bali.Tempat ini juga menawarkan suasana perbukitan dengan suhu sekitar 18 derajat celcius plus danau yang begitu indah.
Bedugul terkenal akan keindahan danau Tamblingan dan andapun bisa menikmati keindahannya dengan menyewa speedboat atau perahu untuk berkeliling danau. Objek wisata ini juga merupakan persinggahan untuk mengunjungi objek wisata lainnya seperti Tanah Lot, Sangeh, Taman Ayun dan tempat wisata lainnya.
Sejarah Bedugul
Bedugul berasal dari kata Bedogol. Bedugul ini adalah danau beratan yang paling dangkal, di daerah danau Bedugul ini banyak terdapat hasil pertanian. Hasil pertanian disini yang paling banyak dijumpai adalah buah buahan dan sayuran. Banyak jenis buah-buahan disini diantaranya adalah buah markisa, buah anggur, dan buah manila.
Bedugul itu sebenernya nama sebuah desa. Namun orang sering salah kaprah dengan kata Bedugul. Ada yang bilang Bedugul itu nama danau, nama pura sampe nama pasar. Anggapan itu muncul mungkin karena selain sebagai sebuah desa, Bedugul juga adalah sebuah kompleks. Dalam sebuah area yang kurang lebih berdiameter 5 km, ada beberapa macam tempat yang asik buat dikunjungi. Dimulai dari Desa Bedugul sendiri, Kebon Raya, lalu Danau Beratan (danau terbesar kedua di bali), Pura Ulun Danu, sampe Pasar Tradisional Candi Kuning.
Kebon Raya yang ada disini lumayan luas. Di sini terdapat beratus-ratus spesies tumbuhan, mulai dari yang indah-indah kaya bunga rose sampe yang’horo’ and berduri-duri juga ada.
Danau Beratan juga asik. Selain airnya seger, kita bisa sewa kendaraan air yang bisa dibawa sendiri ato sekalian dibooking ama sopirnya. Kendaraan airnya sendiri beragam. Ada perahu dayung, perahu mesin sampe motor boat,
Kondisi Fisik Bangunan Bedugul
Secara global bangunan yang terdapa pada danau Bedugul ini adalah bersifat kuno atau bersifat khas zaman dahuu. Danau tersebut tempatnya juga bersih dan tidak kotor.
Pembagian-pembagian ruang Bedugul
Bangunan-bangunan yang terdapat di Bedugul yaitu kios-kios tempat penjualan oleh-oleh diantaranya adalah kios buah-buahan, supermarket, tempat bangunan untuk menikmati danau Bedugul.
Pengunjung, Pembeli di Bedugul
Banyak pengunjung yang datang ke danau Bedugul. Turis-turispun banyak yang datang kesana. Disana juga banyak orang yang membeli baju, buah-buahan atau hiasan-hiasan dinding yang tersedia disana. Pengunjung banyak berkunjung kesana kira-kira pada saat hari libur dan study tour sekolah.
Sarana Prasarana
Isi dalam danau Bedugul ini salah satunya kapal-kapal laut yang disewakan kepada pengunjung, adapun supermarket dan kios-kios kecil sebagai tempat pengunjung membeli oleh-oleh bagi keluarga.
Pedagang
Didaerah danau Bedugul banyak penjual yang menjual berbagai buah-buahan hasil pertanian disana dan berbagai baju, ukir-ukiran khas Bali, penjual disanapun sangat ramah dan tlaten melayani pembeli. Barang-barang yang dijual disana amat mahal tetapi kalau kita bisa menawar mungkin harganya jauh lebih murah dari pada harga semula.
Kelebihan
Kelebihan obyek wisata di Danau Bedugul ini adalah kondisi fisik bangunannya yang bersih dan teratur.
3. TANAH LOT
'Tanah Lot' adalah sebuah objek wisata di Pura Tanah Lot ini merupakan bagian dari pura Sad Kahyangan, yaitu pura-pura yang merupakan sendi-sendi pulau Bali. Pura Tanah Lot merupakan pura laut tempat pemujaan dewa-dewa penjaga laut. Pantai tanah lot ini tidak berupa pasir tetapi berupa batu-batu karang, sehingga harap berhati-hati karena agak licin dengan lumut dan rumput-rumput lautnya.
Obyek wisata ini sangat cocok dinikmati di kala matahari akan tenggelam atau saat sunset, karena view suset yang memantul di laut di belakang tanah lot akan menimbulkam pemandangan yang indah sekali dengan tanah lotnya yang berupa siluet.
Dan disekitar lokasi TanahLot ini juga sudah banyak berdiri resort-resort mahal seperti Le meredien dengan lapangan golf nya.
Dan di sepanjang antara areal parkir dengan obyek wisatanya banyak ditemui penjual cindera mata khas Bali. Tiket masuknya sangat murah. Jadi jangan sampai mdilewatkan untuk mengunjungi Tanah Lot di kala sunset di Bali.
Legenda
Pada saat itu penguasa Tanah Lot, Bendesa Beraben, iri terhadap beliau karena para pengikutnya mulai meninggalkannya dan mengikuti Danghyang Nirartha. Bendesa Beraben menyuruh Danghyang Nirartha untuk meninggalkan Tanah Lot. Ia menyanggupi dan sebelum meninggalkan Tanah Lot beliau dengan kekuatannya memindahkan Bongkahan Batu ke tengah pantai (bukan ke tengah laut) dan membangun pura disana. Ia juga mengubah selendangnya menjadi ular penjaga pura. Ular ini masih ada sampai sekarang dan secara ilmiah ular ini termasuk jenis ular laut yang mempunyai ciri-ciri berekor pipih seperti ikan, warna hitam berbelang kuning dan mempunyai racun 3 kali lebih kuat dari ular cobra. Akhir dari legenda menyebutkan bahwa Bendesa Beraben 'akhirnya' menjadi pengikut Danghyang Nirartha.
Ternyata tidak semua orang boleh masuk ke dalam pura tsb. para wisatawan hanya diperbolehkan melongok dari bawah pura. hanya orang2 tertentu yang hendak bersembahyang atau melakukan kegiatan keagamaan yang diperkenankan masuk ke dalam pura. Terkait dengan konsep triangga (penggambaran tubuh manusia dari kepala, badan hingga kaki), pura ini menjadi terkait dengan 2 tempat suci lainnya di Tabanan, yaitu Pura Luhur Batukaru (hulu) dan Pura Puser Tasik (madya) serta Pura Tanah Lot sebagai hilirnya. Pura hulu dan hilir ini pun digambarkan sebagai simbolisasi lingga dan yoni, Pura Luhur Batukaru sebagai lingga (purusa)dan Pura Tanah Lot sebagai yoni (segara). perpaduannya menjadi sumber kehidupan yang mensejahterakan manusia disekitarnya.
Di sebelah utara pura, tepatnya di dalam gua bawah tebing, terdapat ular yang dikeramatkan. ular pipih beracun berwarna hitam kuning ini dipercaya sebagai selendang Dang Hyang Nirartha yang terlepas saat sedang bertapa dan hingga kini menjadi penjaga pura. di tempat ini pula terdapat sumber air tawar bernama Tirta Pabersihan (biasa digunakan sebagai sarana memohon kesucian).
Fasilitas
Dari tempat parkir menuju ke area pura banyak dijumpai art shop dan warung makan atau sekedar kedai minuman. Juga tersedia toilet bersih yang harga sewanya cukup murah untuk kantong wisatawan domestik sekalipun.
Hari Raya
Hari raya Galungan di Pura ini diperingati setiap 210 hari sekali, sama seperti pura-pura yang lain. Jatuhnya dekat dengan perayaan. Saat itu, orang yang sembahyang akan ramai bersembahyang di Pura Ini.
4. Garuda Wisnu Kencana (GWK)
Letak dan lokasi GWK
GWK terletak di bukit Masah, kabupaten Badung, kota Denpasar, Bali. Perjalanan untuk menuju GWK kira-kira menempuh waktu 1.45 menit dari Pantai Tanjung Benoa Nusa Dua Bali.
Sejarah GWK
Pad awal mulanya, berawal dari begawan yang mempunyai dua istri. Istri pertama bernama Dewi Kaldu dan istri kedua bernama Dewi Winata. Dari dua istri tersebut tidak mempunyai anak, tetapi dua istri begawan tersebut dianugerahi dua bilah telur. Kemudian Dewi Winata memilih telur pertama, telur tersebut terisi dua anak. Lalu Dewi Kaldu memilih telur kedua, telur tersebut terisi seratus anak.
Setelah beberapa hari kemudian, telur milik Dewi Kaldu menetas berupa ular. Dan Dewi Winatapun merasa iri karena telur milik Dewi Winata belum menetas. Sehingga Dewi Winata memecahkan salah satu telurnya dengan paksa dan telur tersebut menetas berupa burung. Burung tersebut diberi nama burung Jatayung. Karena belum saatnya menetas atau dalam istilahnya prematur burung Jatayung hanya hidp dua puluh dua hari dan akhirnya meninggal. Dewi winata merasa sedih lalu akhirnya telur yang satunya ditetaskan pada waktunya. Kemudian telur itu menetas berupa burung. Burung tersebut diberi nama burung Garuda.
Dewi Winata dan Dewi Kaldu membuat suatu perjanjian yang berisi jika yang kalah harus mengurus keseratus anak Dewi Kaldu. Dan apda akhirnya dewi Winata kalah dan harus mengurus keseratus anak Dewi Kaldu. Dewi Winata merasa di perbudak dengan Dewi Kaldu. Dan untuk membebaskan Dewi Winata, putra Dewi Winata yang bernama Garuda harus mengambil air suci Dewa Wisnu, dengan syarat Garuda harus menjadi wahana Dewa Wisnu. Kemudian Garuda menyetujuinya.
Dan akhirnya Dewi Winata terbebas dari ancaman Dewi Kaldu. Tetapi, sayangnya putranya harus menjadi Wahana Dewa Wisnu. Untuk mengenang pengorbanan Garuda kepada Ibunya, tempat tersebut diberi nama Garuda Wisnu Kencana (GWK) yang menjadi objek wisata terkenal di Pulau Bali.
Kondisi Fisik GWK
Obyek wisata ini memiliki letak yang strategis. GWK ini memiliki luas 1.250 hektar. Tinggi patung Dewa Wisnu 146 meter, dan terbuat dari logam, baja dan perunggu. GWK ini sangat indah, tempatnya bersejarah, dan lingkungannyapun juga bersih. Karena ada petugas kebersihannya.
Pembagian-pembagian Ruang GWK
Obyek Wisata GWK ini banyak terdapat patung-patung diantaranya patung Dewa Wisnu dan tulisan-tulisan tentang GWK. Di GWK juga terdapat anak tangga yang sangat tinggi banget untuk menuju patung Dewa Wisnu di atas, dibagian sebelah patung juga terdapat patung Garuda yang sangat besar dan disebelahnya masih ada pegunungan kapur yang luas dan tinggi.
Pengunjung GWK
Pengunjung di Obyek Wisata GWK ini sangat ramai karena di GWK ini tempatnya sangat indah dan juga bersejarah. Pengunjung di obyek wisata GWK sebagian besar orang-orang luar negeri.
Sarana Prasarana di GWK
Sarana prasarana yang ada di obyek wisata GWK ini lumayan banyak diantaranya mushola untuk orang-orang bersembahyang, tempat wudhu, tempat parkir, kios / mini market dan toilet.
Pedagang di GWK
Di Obyek Wisata GWK ini banyak sekali pedagang makanan ringan, pedagang minuman, dan pedagang aneka ragam aksesoris dan di GWK juga ada mini market yang menjual aneka ragam jajan, baju, aksesoris dan lain-lain. Harga yang tawarkannyapun lumayan murah, tetapi kalau kita tidak menawar harganyapun akan mahal.
Kelebihan-kelebihan yang ada di GWK
Kelebihan-kelebihan yang ada di Obyek Wisata GWK adalah di GWK ada musholanya untuk orang-orang bersembahyang. Di GWK juga ada toilet yang tidak usah bayar. Di obyek wisata GWK ini tempatnyapun juga bersih, karena tempat ini adalah tempat suci yang harus dijaga
Kuta yang terletak di bagian selatan pulau Bali, merupakan salah satu cikal bakal perkembangan pariwisata Bali. Dulunya tempat ini merupakan perkampungan nelayan Bali dan seiring berkembangnya pariwisata Indonesia dan Bali khususnya, penduduk lokal mulai menyewakan rumah pribadi untuk disewakan sebagai tempat penginapan.
Sekarang kawasan Kuta telah berkembang menjadi ikon pariwisata Bali atau lebih dikenal dengan sebutan International city karena merupakan tempat bertemunya wisatawan dari seluruh dunia dan juga wisatawan lokal.
Dilihat dari segi fasilitas Kuta memiliki fasilitas yang lengkap. Penginapan atau hotel, restoran, spa dan pendukung pariwisata lainnya banyak ter dapat di sini.
Pantai Kuta merupakan tempat wisata yang banyak dipilih untuk menghabiskan liburan selama di Kuta. Pantai dengan pasir putih ini dipilih sebagai tempat olahraga surfing dan juga sangat cocok untuk tempat bersantai sambil menantikan indahnya sunset pantai Kuta. Tidak salah ribuan wisatawan selalu memadati pantai ini.

BAB III
PENUTUP

A. KESIMPULAN
Berdasarkan pembahasan pada bab sebelumnya dapat dibuat kesimpulan sebagai berikut :
Objek wisata Pantai Sanur terletak ( 6 Km dari kota Denpasar, tepatnya di Desa Sanur, Kecamatan Denpasar Selatan Kotamadya Dati II Denpasar
Pantai Sanur pertama kali diperkenalkan oleh pelukis Belgia bernama A.J.Le Mayeur bersama istrinya Ni Polok yang menetap di sana sejak tahun 1937 dan mengadakan pameran lukisan karyanya sendiri.
Suasana di sepanjang pantai Sanur terang dan teduh karena penuh dengan pohon besar. Pantai Sanur baik untuk menikmati matahari terbit (Sun Rise)dan berjemur di sepanjang pantai yang berpasir putih.



B. KRITIK DAN SARAN
Akhirnya dengan rasa syukur kami ucapkan “Alhamdulillah” karena kami dapat menyelesaikan karya tulis ini.
Kami menyadari sepenuhnya bahwa penulisan karya tulis ini masih jauh dari sempurna dan memiliki banyak kekurangan, seperti pepatah “Tiada Gading Yang Tak Retak”. Oleh karena itu kami mengharapkan kritik dan saran dari berbagai pihak demi kesempurnaan karya tulis ini.






DAFTAR PUSTAKA

Azhar, Arsyad. 1997. Media Pembelajaran. Jakarta: PT. Raja Grafindo Persada.
Finoza, Lamuddin. 2008. Komposisi Bahasa Indonesia. Jakarta: Diksi Insan Mulia.
Hartono. 2004. Statistik Untuk Penelitian. Yogyakarta: Pustaka Pelajar Offset.
Hamalik, Oemar. 2001. Proses Belajar Mengajar. Jakarta: PT. Bumi Aksara.
Lipton, Laura dan Debora Huble. 1997. Menumbuhkan Kemandirian Belajar: Mengoptimalkan kecerdasan baca tulis, Membangun Lingkungan belajar, Mengevaluasi Perkembangan Siswa. Bandung: Penerbit Nusa.
Muslic, Masnur. 2009. Melaksanakan PTK itu Mudah (Clasroom Acion Research) Pedoman Praktis Bagi Guru Professional. Jakarta: PT. Bumi Aksara.
Nurgiyanto, Burhan. 2001. Penelitian Dalam Pengajaran Bahasa dan Sastra. Yogyakarta: BPFE-Yogyakarta.
Ritonga, Abdurrahman. 1987. Statistika Terapan Untuk Penelitian. Jakarta: Lembaga Penerbit Fakultas Ekonomi Universitas Indonesia.
Sudjana, Nana dan Ahmad Rivai. 1991. Media Pengajaran (Penggunaan dan Pembuatannya). Bandung: CV. Sinar Baru.
Sa’ud, Udin Syaefudin dan Abin Syamsuddin Makmur. 2006. Perencanaan Pendidikan. Bandung: PT. Remaja Rosdakarya.
Sagala, Syaiful. 2007. Konsep dan Makna Pembelajaran Untuk Membantu Memecahkan Problematika Belajar dan Mengajar. Bandung: CV. Alfabeta.
Sukidin. Basrowi dan Suranto. 2002. Manajemen Penelitian Tindakan Kelas. Bandung: Penerbit Intan Cendika.
Usman dan M. Basyirudin-Asnawir. 2002. Media Pembelajaran. Jakarta Selatan: PT. Intermasa.
Sumber Gambar dan Bacaan
http://www.google.com
http://www.scribd.com
http://www.wikipedia.com
.

























LAMPIRAN

FOTO OBJEK WISATA PULAU BALI

0 komentar:

Poskan Komentar

 

Info Islamic Copyright © 2009 Template is Designed by Islamic Wallpers